MAN JADDA WA JADA (Negri 5 Menara)



Keinginan Alif untuk melanjutkan sekolah SMA di Bandung dan kemudian melanjutkan kuliah di ITB di tolak oleh orang tuanya karena orang tuanya menginginkan anaknya itu masuk di Pondok Pesantren Modern Madani, Ponorogo, Jawa Timur. Hanya satu yang ada difikiran Alif yaitu ilmu agamalah yang akan didapatnya. Akhirnya pagi-pagi buta sang ayah mengajak Alif untuk melihat transaksi jual beli satu-satunya harta yang dimiliki ayahnya yaitu sapi untuk membiayai sekolanya nanti. Tradisi jual beli di Padang yaitu dengan cara penjual dan pembeli melakukan transaksi di dalam sarung dan melakukan negosiasi hanya dengan isyarat tangan. Tidak ada yang bisa mengetahui apa yang terjadi didalam sarung. Sang ayah berkata kepada Alif, “Alif, kamu hanya bisa melihat dari luarnya saja, belum melihat dalamnya kamu ga tau apa yang terjadi disana” itulah nasehat sang ayah kepada Alif. Akhirnya singakat cerita Alif pun mensetujui permintaan orangtuanya untuk melanjutkan sekolahnya di pondok pesantren Modern Madani. Pertama kali masuk ke arena Pondok ada kalimat yang sangat menarik perhatian Alif yaitu ke Madani Apa yang Kau Cari. Description: MAN JADDA WA JADA (Negri 5 Menara) Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: MAN JADDA WA JADA (Negri 5 Menara)


Shares News - 03.54
Read More Add your Comment 0 komentar


MAN JADDA WA JADA (Negri 5 Menara)



Keinginan Alif untuk melanjutkan sekolah SMA di Bandung dan kemudian melanjutkan kuliah di ITB di tolak oleh orang tuanya karena orang tuanya menginginkan anaknya itu masuk di Pondok Pesantren Modern Madani, Ponorogo, Jawa Timur. Hanya satu yang ada difikiran Alif yaitu ilmu agamalah yang akan didapatnya. Akhirnya pagi-pagi buta sang ayah mengajak Alif untuk melihat transaksi jual beli satu-satunya harta yang dimiliki ayahnya yaitu sapi untuk membiayai sekolanya nanti. Tradisi jual beli di Padang yaitu dengan cara penjual dan pembeli melakukan transaksi di dalam sarung dan melakukan negosiasi hanya dengan isyarat tangan. Tidak ada yang bisa mengetahui apa yang terjadi didalam sarung. Sang ayah berkata kepada Alif, “Alif, kamu hanya bisa melihat dari luarnya saja, belum melihat dalamnya kamu ga tau apa yang terjadi disana” itulah nasehat sang ayah kepada Alif. Akhirnya singakat cerita Alif pun mensetujui permintaan orangtuanya untuk melanjutkan sekolahnya di pondok pesantren Modern Madani. Pertama kali masuk ke arena Pondok ada kalimat yang sangat menarik perhatian Alif yaitu ke Madani Apa yang Kau Cari. Description: MAN JADDA WA JADA (Negri 5 Menara) Rating: 4.5 Reviewer: seputarwisata.com - ItemReviewed: MAN JADDA WA JADA (Negri 5 Menara)


Shares News - 03.54
Read More Add your Comment 0 komentar